Seorang pemuda sebatang kara yang miskin tidak diterima kerja di mana-mana karena penampilannya yang kumuh dan tubuhnya kurus.

Suatu ketika si pemuda pulang ke gubuknya yang mau roboh dengan jalan kaki dipinggir jalan yang sunyi dan di dekat danau setelah mencari buah-buahan untuk dimakan. Tiba-tiba ada mobil yang oleng dan menyerempetnya. Dia terjatuh dan pingsan. Sedangkan mobil masuk ke danau. Pengemudi itu berhasil keluar. Ketika melihat si pemuda tergeletak, pengemudi yang takut lalu kabur.

Semenjak jatuh akibat kecelakaan itu, si pemuda mempunyai banyak uang. Dia membeli tanah dan mendirikan dua rumah yang layak. Satunya dia tinggali dan satunya lagi dia sewakan.

Dalam waktu satu tahun si pemuda menjadi pengusaha villa sukses. Dia lalu pergi ke kampung miskin dan menghampiri keluarga miskin yang sudah 2 bulan belum bayar kontrakan. Keluarga itu mengira si pemuda mau menagih uang sewa. Ketika si pemuda melihat di keluarga kecil itu ada gadis remaja. Ibu dari keluarga itu memohon, "Jangan pakai anak saya tuan. Saya janji akan melunasi hutang dengan minjam ke rentenir."
Si pemuda kaget, dia lalu menyampaikan tujuannya, "Saya ke sini untuk mengubah nasib keluarga miskin menjadi keluarga kaya. Saya pengusaha dan ingin merekrut sekretaris dari keluarga miskin dan saya tertarik dengan anak ibu."

Setelah itu gadis di keluarga miskin bekerja di perusahaan si pemuda. Keluarga gadis itupun menjadi kaya.
berdua.jpg
Si gadis yang merupakan sekretaris si pemuda melihat bosnya selalu meneteskan air mata, lalu memberanikan bertanya, "Maaf Bos, saya sering menemui Bos menangis. Mungkin saya bisa mengobati kesedihan Bos."
Si pemuda menjawab, "Kesedihanku tidak ada obatnya. Aku sedih kenapa baru sekarang kaya, setelah keluargaku semua yang miskin mati kelaparan dan sakit tanpa ada biaya berobat."
Si gadis kaget, "Bos dulu dari keluarga miskin juga? Saya kira dari keturunan keluarga kaya."
Bukannya menjawab, si pemuda bertanya, "Koper berisikan uang sudah kamu kirim ke alamat yang ku bilang!"
Si gadis menjawab, "Sudah Bos, tapi saya heran. Alamat yang dituju keluarga Kaya, kenapa harus diberi bantuan uang juga."
Si pemuda menjawab, "Uang itu miliknya, dia pernah hampir menabrakku saat miskin dulu, aku keserempet dan jatuh. Mobilnya tenggelam. Dia kabur, takut bertanggung jawab karena mengira aku mati. Aku hanya pingsan. Di dalam mobil itu ada koper berisikan uang saat aku periksa. Aku menggunakannya untuk modal usaha. Gara-gara aku jatuh saat itu, aku menjadi kaya."


Iklan:

Cerita Menggoda
Dilengkapi foto gadis cantik

Cara Internetan Gratis
Mudah tanpa setting dan download aplikasi

Mendapatkan Uang dan Pulsa dari Blog
Dari iklan terpecaya dan terbukti membayar