Syakila adalah seorang gadis cantik berhijab dan berkulit putih mulus tapi lugu. Ketika lelah mencari kerja namun tidak dapat, dia lalu masuk ke Wc umum untuk membetulkan celananya yang sesak dan mencoba melonggarkannya. Di sana dia tidak curiga dengan benda-benda aneh karena ketidak tahuannya.
syakila.jpg
Setelah selesai Syakila duduk di bangku taman yang teletak di luar Wc. Tiba-tiba dia menyadari ada sebuah Hp tergeletak di depannya. Dia lalu memungut Hp itu dan kaget karena sedang direkam tanpa bilang-bilang alias direkam diam-diam.

Syakila yang marah menekan tombol Hp secara sembarang hingga terhubung dengan seseorang Polwan seperti yang tertulis di layar. Dia langsung mengangkat ingin melaporkan telah direkam diam-diam tapi Polwan itu yang duluan bicara, "Kebetulan kamu telpon, kami sedang mencari mata-mata untuk menyelidiki pelaku perekam video secara diam-diam di Wc-wc umum. Jika kamu mau! Kami akan membayarmu dengan uang yang banyak."
Syakila yang membutuhkan uang dan pekerjaan tentu sangat senang, "Saya mau!" Jawabnya lalu memberi tahu lokasinya sekarang berada.

Tidak berapa lama Polwan datang dan menemui Syakila, "Ini alat untuk mendeteksi barang elektronik termasuk perekam video. Kamu bawa ke dalam Wc. Jika berbunyi artinya ada perekam video, lalu laporkan pada kami. Biar kami yang menyelidiki selanjutnya dan menangkap pelaku."
Syakila mengerti dan Polwan kemudian pergi.

Syakila lalu kembali masuk Wc umum dan alat yang diberikan Polwan berbunyi. Dia langsung menelpon Polwan untuk memberitahukan alatnya berbunyi dan juga lokasi dia akan menunggu kedatangannya berada jauh dari Wc umum tapi dekat dengan restoran taman.

Tiba-tiba datang seorang gadis menghampiri Syakila, "Kamu menemukan Hpku yang hilang. Terima kasih banyak."
Syakila melihat layar Hp yang dia temukan dan tertulis 'Yupia' lalu bertanya, "Nama kamu siapa?"
Gadis itu tanpa melihat layar Hp langsung menjawab, "Namaku Yupia!"
Syakila langsung memberikan Hp itu ke Yupia. Sebagai ucapan terima kasih Yupia memberikan kupon makan gratis sepuasnya di restoran dekat taman.

Setelah Yupia pergi. Syakila masuk ke restoran dan makan di sana sambil menunggu kabar dari Polwan.

Ketika Syakila selesai makan, tiba-tiba Polwan dan dua polisi datang mendekati restoran. Karena melihat Syakila ada di dalam melalui kaca restoran transparan, Polwan itu menghampirinya, "Kami sudah menemukan pelaku saat mengambil alat perekamnya dan sudah kami tangkap. Ini uang untukmu. Jika tidak keberatan bekerjalah dengan kami sebagai pegawai tetap."
Syakila sangat senang dan menyetujuinya.

Akhirnya Syakila mendapatkan pekerjaan dan hidup kaya sekaligus jadi pahlawan bagi gadis-gadis lugu seperti dia yang terancam jadi korban asusila.

Download

Iklan:

Cerita Menggoda
Dilengkapi foto gadis cantik

Cara Internetan Gratis
Mudah tanpa setting dan download aplikasi

Mendapatkan Uang dan Pulsa dari Blog
Dari iklan terpecaya dan terbukti membayar