Seorang siswa SMA ditegur teman-temannya, "Hei Aga, memperhatikan Vita terus. Naksir ya?"
Aga menjawab dengan panik, "Tidaklah."
Tiba-tiba Vita lewat dan tersenyum kepada Aga. Teman-teman Vita menggoda, "Cie, kalau suka bilang terus terang saja."
Vita malu, "Apaan sih..." Ucapnya dan lekas-lekas pergi.

Baik Aga maupun Vita sama-sama tidak mempunyai pacar dan tidak pernah saling bicara. Tapi Aga hanya sering memperhatikan Vita dari jauh karena dia tidak percaya diri mendekati Vita. Sebaliknya Vita selalu tersenyum jika bertemu Aga, berusaha memberikan kode ke Aga bahwa dia menyukainya tapi Aga tidak peka.

Saat hari kelulusan tiba. Aga yang biasanya peringkat satu dikalahkan Vita. Karena sekolah tidak punya anggaran membeli piala. Jadi piala yang didapat peringkat satu dulu yaitu Aga harus diserahkan ke Vita.

Ketika Aga menyerahkan piala ke Vita di atas pentas. Rencananya setelah menerima piala, Vita akan menyampaikan sambutan lewat mikrofon di depan para siswa siswi di pentas itu. Tapi karena Aga gugup hingga membuatnya tersandung kaki sendiri dan terjatuh. Piala terhempas ke lantai dan pecah. Seketika bukan kata sambutan dari Vita yang terdengar melainkan teriakan histerisnya, ''AAA, Pialaku!"
Vita lalu menangis, "Hiks, kamu harus bertanggung jawab." Ucapnya minta ganti piala baru.
Aga menjawabnya dengan keadaan panik, "Aku akan bertanggung jawab dan menikahimu."
Vita langsung tercengang. Di dalam hatinya paling dalam. Dia sangat senang. Tangisannya langsung berubah jadi senyum.
tepuk-tangan.png
Teman-teman Vita dan Aga mendengar suara mereka melalui mikrofon. Karena tahu Aga dan Vita saling suka, lalu mereka langsung bertepuk tangan, "Prok prok Horeee..."

(Selesai)


Iklan:

Cerita Menggoda
Dilengkapi foto gadis cantik

Cara Internetan Gratis
Mudah tanpa setting dan download aplikasi

Mendapatkan Uang dan Pulsa dari Blog
Dari iklan terpecaya dan terbukti membayar