bintang-senja.jpg Di belakang sekolah aku ditarik oleh sekelompok siswi senior. Aku dikelilingi, lalu mereka melemparku dengan sepatu mereka. Meski aku sudah memohon, "Ampun kak!" Tapi mereka tetap melakukannya.
Salah satu dari mereka berteriak, "Bintang, kamu harus rasakan akibatnya jika mendekati pacar orang."
Terlihat dia mulai mengambil batu membuatku ketakutan, "Jangan kak!!!" Teriakku sambil memejamkan mata saat dia mulai melempar ke arahku.
Aku bingung kenapa badanku tidak terasa sakit. Saat aku melihat dan menoleh, terlihat sosok siswa bernama Senja. Aku gemetar saat kepalanya mengeluarkan darah. Para siswi itu juga terlihat panik.
"Ayo kita kabur!" Kata mereka lalu pergi.

Aku menghampiri Senja, "Kenapa kamu melindungiku, itu membahayakanmu. " Ucapku sambil menutupi luka dengan tanganku di kepalanya yang terkena lemparan batu.
Dia menjawab, "Karena dalam hidup dan matiku hanya kamu yang ku tuju."
Ucapannya membuatku bingung. Tapi selama di SMA, dia selalu menjagaku dari segala hal yang membahayakan. Hingga akhirnya kami jadian.

Saat lulus SMA, orang tuaku melarang hubungi kami karena Senja hanya mempunyai pekerjaan dengan gaji kecil. Senja kemudian berjanji, "Bintang Hatiku, Aku akan kembali lagi untuk menikahimu, setelah aku mempunyai pekerjaan dengan gaji besar. Suatu hari pasti akan ku tepati."
Cuma dia yang menyebut namaku seperti itu.

Saat dia pergi, teman-teman meledekku, "Kasihan sekali kamu Bintang, mengharapkan Senja yang tidak pasti."
Karena hanya aku yang tidak punya pasangan. Aku lalu pacaran lagi dari pemuda yang kaya. Namun apa yang terjadi, dia begitu jahat padaku. Bersama teman-temannya, aku dilecehkan, "AAAAAKH" Aku berteriak sekeras-kerasnya ke atas langit, ketika mendapati diriku berantakan seorang diri di pinggir jalan.

Aku mengurung diri di kamar. Orang tuaku terus mengendor-gendor pintu," Bintang, mereka sudah dipenjara. Keluarlah!" Teriak Ibu. Tapi tidak aku pedulikan.

Aku benci diriku. Aku hancur. Tidak ada gunanya lagi aku hidup. Saat aku menangis tiada henti, terdengar teriakan dari luar rumah.
"Dengarlah bintang hatiku. Aku akan menjagamu sebisa yang kumampu. Walau ku tahu ragamu tak utuh. Aku terima kekuranganmu dan tidak akan mengeluh. Karena bagiku kaulah nyawaku."

(Selesai)

Download Lagu Berdasarkan Cerita Di Atas

Download Cerita Di Atas


Iklan:

Cerita Menggoda
Dilengkapi foto gadis cantik

Cara Internetan Gratis
Mudah tanpa setting dan download aplikasi

Mendapatkan Uang dan Pulsa dari Blog
Dari iklan terpecaya dan terbukti membayar